LENTERA HATI, PT. on SALE

On Sale Rp 17.500.000.000,- Bargainable

LENTERA BOUTIQUE RESORT

11

0021

0031

0041

0051

0061

0071

0081

0091

0101

0111

close-map-detail1

Interactive map of LENTERA BOUTIQUE RESORT Site Plan with Google Map*

Download Lentera Boutique Resort Map

Download Detail Lentera Boutique Resort Proposal

Legality Retrieved by PT. Lentera Hati for The 3 Star Plus Hotel :

1. Site Plan of BAPPEDA DT II  Kabupaten Bandung No. 85b/SP/BAPP/VI/94, dated 4 June 1994.

2. Principle Permit  from the PU. No. 640/543/TU, 31 August 1994.

3. Support from the Kakanwil VI Department of Tourism, Post and Telekomunkasi West Java. No. 1081/KWL/BD.1/1094, dated 4 October 1994.

4. Location Permit from the BPN Kabupaten DT II Bandung No. 593/SK.213-KP/1994, on 2 November 1994.

5.  Environmental Geology Site Plan form Ministry of Mining and Energy Republic of Indonesia, Directorate General of Geology and Mineral Resources, on 2 December 1994.

6. Statement letter no objection from the hotel’s neighbors to build the hotel , on 4 September 1995.

7. Efforts Environmental Monitoring / Environmental Management Efforts (AMDAL) from PT. Mahogani Hastapurnama Bandung as the consultant, September 1995.

8. Certificate No HGB. 65 AH 933. 759 -10.14.34.08.3.00065 from the Bandung District Land Office, 6 February 1996 (valid 30 years ended on 31 January 2026).

9. Building permits to build from the PU Cipta Karya Kabapaten TK DT II Bandung No. Development 647/314/Seksi Perijinan Pembangunan (Building Permits Licensing Section), on 20 March 1996.

10. Temporary Hotel Business Permit (Ijin Sementara Usaha Hotel (ISUH)) from the Directorate General of Tourism Tax: Kep-80/ISUH/DIR/II/1997, on 21 February 1997.

11. Letters from the Bapeda Kabapaten Bandung No: 591/536-P.Fisik. Date June 8 2007. About : Valid of Land Use Permit (Izin Pemanfaatan Tanah (IPT)).

12. Letter from the Environment Office, West Kabupaten Bandung, No: 667/21/KLH on 25 March 2008, that study Environmental Management Efforts (AMDAL) is suitable for Environmental Management Plan (Rencana Pengelolaan Lingkungan ( RKL)) and Environmental Monitoring Plan (Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL)).

13. Certificate of land prices from the Village Head Gudangkahuripan dated 18 August 2008, that the market price of land in Jalan Raya Lembang is Rp 2,000,000 to Rp 2,500,000, – per square meter.

We Offer you Rp. 17.500.000.000 bargainable,  include land legality and other legal permits

or Joint Operation

We are open for another cooperation project, beside boutique resort, please feel free to contact us.

*Map & Picture may not accurate

Advertisements

28 January 2009 - Posted by | Project Lentera Hati | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

1 Comment »

  1. Wisata Alam bebas di Selatan Bandung
    (Wednesday, 09 August 2006) – Contributed by hendri agustin – Last Updated (Tuesday, 15 August 2006)
    Menyebut nama Bandung, segera terlintas di kepala kita akan kota yang terkenal dengan makanan dan outlet-outlet
    pakaiannya. Ada satu hal lagi yang membuat Bandung ramai dikunjungi di penghujung minggu, yaitu objek wisata alam
    bebasnya yang berlimpah. Mari kita mengunjungi salah satunya yaitu daerah Bandung selatan, kawasan ini memiliki
    banyak sekali objek wisata alam bebas dan panoramanya sangat indah serta beriklim sejuk, setiap akhir pekan banyak
    yang mendatangi kawasan ini baik dari sekitar Bandung maupun Jakarta. Objek-objek yang menarik di kawasan ini
    antara lain adalah Kawah Putih, Danau Situ Patengang, Camping Ground Ranca Upas, Kebun teh Ranca Bali dan
    pemadian-pemandian air panas yang banyak terdapat dikawasan ini. Saat menuju lokasi ini dari Bandung kita akan
    melewati kota kecil yang bernama Ciwidey, dikota kecil ini kita bisa berhenti untuk sekedar menikmati buah strawberry
    yang bisa dipetik sendiri langsung dari kebunnya, tarif yang dikenakan rata-rata Rp.10.000,- perkilo untuk setiap buah
    strawberry yang dipetik. Kawah PutihKawah putih ini merupakan Objek wisata pertama yang akan kita jumpai saat
    menuju kawasan wisata di daerah ini. Kawah putih ini adalah merupakan kawah dari Gunung Patuha yang berketinggian
    2.434m dari permungkaan laut, kawah putih itu sendiri berada pada ketinggian 2.194m dari permungkaan laut. Selain
    kawah putih ini masih ada lagi satu kawah yang terletak di puncak gunung Patuha yang dikenal dengan nama Kawah
    Saat. Kedua kawah ini terbentuk saat letusan yang terjadi pada abad ke X dan XII. Dari kedua kawah itu yang indah
    untuk dikunjungi adalah Kawah Putih, saat memasuki areal kawah putih kita akan disambut oleh bau belerang yang
    menyengat hidung, bentuk kawah putih mirip sebuah danau yang dikeliingi oleh dinding bukit berbatu yang sangat terjal
    namun dari arah masuk ke kawah ini agak landai sehingga kita bisa menyentuh air kawah yang mengandung belerang.
    Warna air kawah berubah-ubah tergantung pada kandungan mineralnya saat itu. Kadang-kadang danau ini memutih
    seperti ditutupi salju, tapi terkadang juga berwarna hijau kebiru-biruan. Suasana di sekitar kawah ini sangat tenang dan
    hening serta panoramanya membuat pengujung tak henti-hentinya mengabadikan keindahan kawah ini lewat kamera
    mereka.

    Wisata Alam bebas di Selatan Bandung
    (Wednesday, 09 August 2006) – Contributed by hendri agustin – Last Updated (Tuesday, 15 August 2006)
    Menyebut nama Bandung, segera terlintas di kepala kita akan kota yang terkenal dengan makanan dan outlet-outlet
    pakaiannya. Ada satu hal lagi yang membuat Bandung ramai dikunjungi di penghujung minggu, yaitu objek wisata alam
    bebasnya yang berlimpah. Mari kita mengunjungi salah satunya yaitu daerah Bandung selatan, kawasan ini memiliki
    banyak sekali objek wisata alam bebas dan panoramanya sangat indah serta beriklim sejuk, setiap akhir pekan banyak
    yang mendatangi kawasan ini baik dari sekitar Bandung maupun Jakarta. Objek-objek yang menarik di kawasan ini
    antara lain adalah Kawah Putih, Danau Situ Patengang, Camping Ground Ranca Upas, Kebun teh Ranca Bali dan
    pemadian-pemandian air panas yang banyak terdapat dikawasan ini. Saat menuju lokasi ini dari Bandung kita akan
    melewati kota kecil yang bernama Ciwidey, dikota kecil ini kita bisa berhenti untuk sekedar menikmati buah strawberry
    yang bisa dipetik sendiri langsung dari kebunnya, tarif yang dikenakan rata-rata Rp.10.000,- perkilo untuk setiap buah
    strawberry yang dipetik. Kawah PutihKawah putih ini merupakan Objek wisata pertama yang akan kita jumpai saat
    menuju kawasan wisata di daerah ini. Kawah putih ini adalah merupakan kawah dari Gunung Patuha yang berketinggian
    2.434m dari permungkaan laut, kawah putih itu sendiri berada pada ketinggian 2.194m dari permungkaan laut. Selain
    kawah putih ini masih ada lagi satu kawah yang terletak di puncak gunung Patuha yang dikenal dengan nama Kawah
    Saat. Kedua kawah ini terbentuk saat letusan yang terjadi pada abad ke X dan XII. Dari kedua kawah itu yang indah
    untuk dikunjungi adalah Kawah Putih, saat memasuki areal kawah putih kita akan disambut oleh bau belerang yang
    menyengat hidung, bentuk kawah putih mirip sebuah danau yang dikeliingi oleh dinding bukit berbatu yang sangat terjal
    namun dari arah masuk ke kawah ini agak landai sehingga kita bisa menyentuh air kawah yang mengandung belerang.
    Warna air kawah berubah-ubah tergantung pada kandungan mineralnya saat itu. Kadang-kadang danau ini memutih
    seperti ditutupi salju, tapi terkadang juga berwarna hijau kebiru-biruan. Suasana di sekitar kawah ini sangat tenang dan
    hening serta panoramanya membuat pengujung tak henti-hentinya mengabadikan keindahan kawah ini lewat kamera
    mereka.

    Ranca Upas
    Kawasan ini adalah merupakan kawasan camping ground yang sangat luas, prasananya lengkap dan dikelola dengan
    baik bahkan dalam kawasan ini juga terdapat pemandian air panas. Selain itu kawasan ini juga merupakan tempat
    penangkaran rusa. Ranca Upas sering sekali dipakai oleh kelompok pendaki gunung untuk berlatih navigasi darat
    maupun survival karena di kawasan ini ada daerah yang berbukit-bukitnya, rawa dan hutan yang cukup lebat sehingga
    menjadikannya lokasi yang cocok untuk berlatih. Jika anda tidak mau repot disini juga banyak terdapat warung-warung
    yang menjual makanan dan bahkan menyewakan tenda-tenda untuk camping, akan tetapi jangan terlalu banyak
    berharap dengan kwalitas tenda yang disewakan. Setiap malam minggu Ranca Upas banyak dikunjungi oleh pecinta
    alam bebas dari Bandung dan sekitarnya. Suhu pada siang hari di kawasan ini berkisar 25º – 28º C dan pada malam hari
    bisa turun hingga 5ºC. Jadi bagi anda yang berniat untuk camping disini ada baiknya mempersiapkan sleeping bag dan
    jaket untuk menghadapi suhu yang cukup dingin tersebut.

    Ranca Bali
    Dari Ranca upas jika kita meneruskan perjalanan menuju danau Situ Patengang maka kita akan melewati areal
    perkebunan teh Ranca Bali. Sebelumnya kita terlebih dahulu akan melewati dua tempat pemandian air hangat yaitu
    Cimangu dan Walini. Di kompleks Walini ini terdapat sebuah kola air panas yang besar dan beberapa buah bungalow
    yang dikelilingi oleh perbukitan yang ditutupi oleh hamparan kebun teh yang menghijau bagaikan permadani. Ranca Bali
    yang terletak 42 km dari Bandung ini merupakan kawasan perkebunan teh milik PT Perkebunan Nusantara VIII, Jawa
    Barat. Pagi hari udara sangat segar dan kegiatan tea walk sangat menyenangkan dilakukan disini. Situ Patengang
    Setelah melewati Ranca Bali maka kita akan sampai di Situ Patengang, sebuah danau cantik yang dikelilingi oleh
    perkebunan teh. Keheningan di sekitar lokasi Patenggang semakin menambah indahnya suasana di danau yang beriak
    kecil ini, danau ini luasnya 48 hektar. Nama Situ Patengan berasal dari bahasa Sunda yaitu Pateangan-teangan yang artinya saling mencari. Alkisah nama tersebut merupakan sebuah mitos masyarakat setempat yang merupakan
    perlambang dari kisah cinta abadi dari dua pasang kekasih yang terpisah. Cinta dari putra Prabu dan putri titisan Dewi
    yang besar bersama alam yaitu Ki Santang dan Dewi Rengganis, mereka berdua berpisah untuk sekian lamanya namun
    karena cinta mereka yang begitu dalam membuat rasa ingin bertemu demikian besar. Mereka saling mencari dan
    akhirnya bertemu di sebuah tempat yang sampai sekarang dinamakan “Batu Cinta” Dewi Rengganis pun
    minta di buatkan sebuah danau dan perahu untuk berlayar bersama. Perahu inilah yang kemudian berubah menjadi
    sebuah pulau yang berbentuk hati dan kemudian dikenal dengan sebutan “Pulau Sasaka” yang berarti
    Pulau Asmara. Menurut cerita dan kepercayaan masyarakat setempat jika singgah di Batu Cinta dan kemudian
    mengelilingi Pulau Asmara, maka senantiasa akan mendapatkan cinta yang abadi seperti Ki Santang dan Dewi
    Rengganis. Dikawasan ini sarana penujang wisata sudah tertata rapi, pengunjung bisa menyewa perahu untuk melayari
    danau Patengang dan memutari pulau Asmara, atau bisa juga menyewa sepeda air untuk mengelilingi danau kecil ini.
    Dari tengah danau jika pandangan diedarkan tampak puncak gunung Patuha dan hamparan kebun teh. Diakhir pekan
    kawasan ini banyak dikunjungi oleh pengujung yang datang untuk bersantai diantara mereka juga terselip pasangan
    kekasih yang terbuai oleh indahnya Patengang serta harapan akan mendapat cinta yang abadi seperti Ki Santang dan Dewi Rengganis.

    Akses dan Akomodasi
    Untuk mencapai kompleks wisata alam di Bandung selatan ini mudah sekali selain jalannya beraspal mulus juga
    angkutan umum mudah dijumpai. Jika anda menggukan kendaraan pribadi, dari Bandung arahkan kendaraanan anda
    kearah Ciwidey melewati Soreang dan setelah melewati Ciwidey anda akan disambut oleh panorama alam pegunungan
    dan sejuk. Pertigaan ke Kawah Putih akan pertama kali anda jumpai disini, terletak disebelah kiri jalan Ciwidey –
    Situ Patengang. Jalan menuju Kawah Putih juga mulus dan dikawasan kawah putihnya sendiri ada tempat parkir yang
    lumayan luas. Ranca Upas sendiri terletak tidak jauh setelah pertigaan Kawah Putih, berada disebelah kanan jalan dan
    kita segera akan menemukan gerbangnya. Kendaraan dapat masuk hingga kedalam lokasi. Jika anda mengunakan
    http://contents.highcamp.info – highcamp the adventures, Indonesia adventures information Powered by Mambo Generated

    Comment by herry1655 | 27 June 2010


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: